RKC

KUSHIN RYU M KARATEDO INDONESIA

Posts Tagged ‘KATA’

Official Terbaik Alumni RKC

Posted by Kushin Ryu Bali on April 13, 2009

A.A UdayanaPada Kejuaraan Daerah KKI Debes CUP I yang belangsung pada tanggal 11-12a April 2009 kemarin ada sebuah penghargaan yang diberikan oleh pihak penyelengara yaitu pemberian penghargaan kepada official dan pelatih dojo (ranting) yang terbaik.

Pemberian penghargaan ini yang langsung diserahkan oleh sensei Rudy Hardjito (Dan V Int)  yang merupakan selaku ketua Majelis Sabuk Hitam KKI Bali dan beliau juga salah satu sesepuh dan pendiri KKI di Bali.

Penghargaan ini diberikan kepada Sempai AA.Udayana yang melatih di beberapa tempat seperti SD dan kelurahan di Denpasar. Penghargaan ini menurut sensei Rudy Hardjito bukanlah hal yang  mudah untuk menentukan siapa yang berhak mendapatkannya. Penghargaan ini juga diharapkan memacu seluruh sempai-sempai yang lain untuk terus mengembangkan KKI imbuh sensei Rudy.

Berikut beberapa hasil jepretan kemeriahan Kejurda KKI Debes CUP I melalui kamera Handphone

Advertisements

Posted in Dari Dojo ke Dojo | Tagged: , , , , , | Leave a Comment »

HUT 3 Dojo Tegal Harum

Posted by Kushin Ryu Bali on March 14, 2009

Di usia yang cukup muda namun prestasi yang telah ditorehkan oleh mereka bagi beberapa orang mungkin itu suatu yang mustahil. Namun bagi Dojo Tegal Harum yang di komandoi oleh pelatihnya sempai AA. Udayana semua yang tidak mungkin namun telah dirubah menjadi mungkin. Terbukti pada event Kejuaraan Piala Walikota Cup yang berlangsung bulan desember 2008 Dojo Tegal Harum menjadi juara umum dan tentunya berhak atas Piala Bergilir Walikota.img0002a1

Dalam acara kemarin beberapa pengurus yang sempat hadir antara lain Sensei Ardi Ganggas (Ketua Dewan Guru KKI Bali), Sempai Arya ( Sekretaris KKI Bali ) dan Sensei Rudi Hardjito (Ketua Majelis Sabuk Hitam ).

Nanum pengurus juga menitipkan pesan agar kemenangan ini mampu memacu seluruh atlet KKI Dojo Tegal Harum untuk lebih semangat karena tantangan kedepan pasti akan semakin sulit karena setiap orang karateka itu terus berlatih dan menambah kemampuannya.

Jadi diharapkan bagi atlet KKI Dojo Tegal Harum yang di latih oleh Sempai AA.Udayana tidak takabur. Dojo Tegal Harum yang berlokasi di wilayah perumnas monang-maning kemarin (14/03/2009) merayakan Hari jadi mereka yang ke 3 dengan acara yang cukup meriah.Untuk Acara ini sengaja diadakan maju dari tanggal hari ulang tahun yang sebenarnya jatuh pada tanggal 15 maret karane alasan berdekatan hari raya Galungan dan Kuningan.

Menurut sang pelatih AA.Udayana hal ini tidak akan bisa terjadi tanpa adanya dukungan diantaranya pejabat desa, orang tua murid yang sangat antusias mendukungDojo Tegal Harum ini dan beberapa sempai yang sempat meluangkan waktunya untuk sesekali melatih anak-anak dojo Tegal harum. Tetap Semangat dan sukses untuk Dojo Tegal Harum !!

Posted in Dari Dojo ke Dojo | Tagged: , , , , | Leave a Comment »

Kata Tournament

Posted by Kushin Ryu Bali on February 23, 2009

PENGATURAN PERTANDINGAN KATA

karate1
* Pertandingan KATA terdiri dari pertandingan perorangan dan tim (beregu). Pertandingan tim terdiri dari pertandingan antar tim yang terdiri dari tiga orang. Setiap tim terdiri dari putra dan putri. Pertandingan perorangan KATA terdiri dari pertandingan perorangan secara terpisah dalam bagian putra dan putri.
* Dalam pertandingan KATA sistim eliminasi dengan referchange akan diterapkan.
* Para kontestan diharapkan untuk menampilkan pertandingan KATA WAJIB (SHITEI) dan pertandingan KATA BEBAS (TOKUI) selama pertandingan. KATA yang digunakan akan sesuai dengan aliran Karate-do yang diakui oleh WKF berdasarkan oleh sistim Goju, Shito, dan Wado.
* Ketika menampilkan SHITEI KATA, tidak diperbolehkan melakukan variasi.
* Ketika menampilkan TOKUI KATA, kontestan dapat memilih kata yang akan dimainkan, variasi ringan diperbolehkan sepanjang diperbolehkan aliran yang bersangkutan.
* Tabel skor akan menampilkan pilihan KATA dari setiap periode dan setiap ronde.
* Kontestan harus menampilkan KATA yang berbeda dalam setiap putaran. Sekali KATA sudah dimainkan maka tidak boleh diulang.
* Dalam referchange boleh menampilkan SHITEI atau TOKUI.
* Pada final, pertandingan KATA beregu, dua tim finalis akan menampilkan KATA, pilihan mereka dari KATA TOKUI dalam cara yang normal. Kemudian mereka akan menampilkan satu demonstrasi dari arti kata (BUNKAI), waktu yang diizinkan untuk demonstrasi BUNKAI adalah 5 (lima) menit. Pencatat waktu akan mulai penghitungan pada saat peragaan dimulai dengan peragaan awal BUNKAI KATA dan berhenti sesudah BUNKAI ditampilkan, tim yang melebihi 5 (lima) menit akan didiskualifikasi, penggunaan peralatan tradisional dan perlengkapan lainnya tidak diizinkan.

KRITERIA UNTUK KEPUTUSAN
1. Pertandingan KATA harus ditampilkan dengan kemampuan dan harus mendemonstrasikan satu pemahaman yang jelas terhadap prinsip tradisional yang terkandung didalamnya. Dalam menilai penampilan kontestan (perorangan) atau tim juri akan melihat pada :

* Satu demonstrasi yang sebenarnya dari arti KATA.
* Pemahaman dari teknik yang digunakan (BUNKAI).
* Ketetapan waktu, ritme, kecepatan, keseimbangan, dan fokus kekuatan (KIME).
* Pernafasan yang baik dan benar sebagai penolong dalam hal KIME.
* Fokus perhatian yang benar (CHAKUGAN) dan konsentrasi.
* Kuda-kuda yang benar (DACHI) dengan penekanan pada kaki yang benar dan telapak kaki datar pada lantai.
* Penekanan yang baik pada perut (HARA) dan tidak ada gerak ke atas atau ke bawah dari pinggul ketika bergerak.
* Bentuk yang benar (KIHON) dari gaya yang ditampilkan.
* Penampilan juga harus dievaluasi dengan maksud untuk melihat hal-hal lainnya. Sebagaimana tingkat kesulitan dari KATA yang ditampilkan.
* Dalam KATA beregu sinkronisasi tanpa aba-aba eksternal adalah merupakan nilai lebih.

PENJELASAN :
KATA adalah bukan pertunjukan tarian atau gerakan sandiwara, KATA harus terkait dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip tradisional. KATA harus realistis dalam artian perkelahian dan menampilkan konsentrasi, tenaga dan potensi dari dampak teknik yang dilakukan. KATA harus menunjukkan kelembutan, tenaga, dan kecepatan seperti halnya kelembutan, ritme, dan keseimbangan.
Dalam KATA beregu semua anggota tim harus memulai KATA dengan menghadap arah yang sama dan menghadap pada Chief Jugde.
KATA beregu harus mendemonstrasikan kemampuan di semua aspek dari penampilan KATA dengan serempak.

2. Kontestan yang menampilkan variasi pada SHITEI KATA akan didiskualifikasi.
PENJELASAN :
Perintah untuk memulai dan menghentikan penampilan dengan cara menghentakkan kaki, pemukulan dada, tangan, atau karategi dan mengeluarkan nafas yang tidak sewajarnya, semuanya merupakan contoh dari aba-aba tambahan dan harus dipertimbangkan oleh Panel Wasit saat mengambil keputusan.

3. Kontestan yang berhenti pada saat KATA berlangsung (SHITEI atau TOKUI) atau menampilkan KATA yang berbeda dengan yang diumumkan atau yang dicatat pada tabel skor akan didiskualifikasi.
PENJELASAN :
Merupakan tanggung jawab dari pelatih dan kontestan untuk memastikan bahwa kata yang didaftarkan pada tabel skor adalah sesuai untuk setiap ronde.

4. Kontestan yang menampilkan KATA yang tidak diizinkan atau mengulangi KATA akan didiskualifikasi.

Menurut standar JKF dan WKF, yang diakui sebagai Kata Wajib adalah hanya 8 Kata yang berasal dari perguruan 4 Besar JKF, yaitu Shotokan, Wado-ryu, Goju-ryu dan Shito-ryu.

Untuk daftar kata yang dipakai dalam pertandingan sesaui dalam aturan WKF dapat di klik disini atau disini

Posted in INFO WKF | Tagged: , , , , | 2 Comments »